Skip to main content

Duo Manchester Berebut Isco

Manchester - Gelandang serang Real Madrid, Isco, menjadi buruan dua tim besar Liga Inggris, Manchester United (MU) dan Manchester City. Dua tim sekota ini rela menggelontorkan dana besar untuk mendapat servis Isco.
Posisi Isco tergeser dari tim utama Los Blancos. Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, belakang lebih sering menaruh pemain internasional Spanyol itu di bangku cadangan.

Manajer MU, Jose Mourinho, sangat berharap dapat memboyong Isco. Sejumlah pemberitaan di Spanyol menyebut bahwa Mourinho sempat mengontak Isco secara pribadi.


Seperti dilansir Mirror, akhir musim ini Isco berencana mencari pelabuhan baru. Pemain berusia 25 tahun ini ingin dapat kesempatan bermain secara reguler.


Liga Inggris sangat mungkin menjadi tujuan Isco selanjutnya dan MU serta City tujuan bagus. Real Madrid jelas tidak akan melepas Isco ke Barcelona, yang musim panas lalu terang-terangan ingin membajaknya.
Pemain lincah Real Madrid, Isco menempati peringkat ketiga dengan koleksi lima gol pada daftar top scorer Madrid. (AFP/Gabriel Bouys)

MU dan Manchester City membutuhkan tenaga tambahan di lini tengah. Namun, The Citizens sedikit lebih berpeluang mendapatkan tanda tangan mantan pemain Malaga ini.
Mourinho sendiri belakangan mengungkapkan bahwa dia tidak butuh pemain dengan karakter menyerang. Pelatih asal Portugal itu ingin membenahi cara bertahan MU.
Apalagi, terakhir The Red Devils menyerah 0-1 di markas Newcastle United dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris, Minggu (11/2/2018). Mourinho menilai ada yang keliru dengan lini belakang MU.
"Sir Bobby Robson pernah mengatakan kepada saya bahwa jangan terlalu bersedih ketika kalah. Pikirkan juga bahwa banyak orang lain mendapatkan kebahagiaan atas kemenangan itu," tutur Mourinho.
Pelatih Manchester United (MU), Jose Mourinho (AFP/Paul Ellis)
Gol semata wayang Newcastle ke gawang MU dicetak oleh Matt Ritchie. Tapi, Mourinho berpendapat, The Magpies meraup poin penuh karena faktor keberuntungan.
"Kami menganggap Newcastle beruntung. Tidak jarang tim memperoleh keuntungan seperti itu. Itulah salah satu hal yang indah dalam sepak bola," terang Mourinho.
"Saya tahu Benitez sangat senang meski saya kecewa. Kami belum cukup kalah hanya dengan hasil pertandingan ini," ucap mantan pelatih Inter Milan ini.

Comments

Popular posts from this blog

€ 83M for Isco From City

Manchester City siap menyodorkan proposal mahal untuk meminang gelandang serang Real Madrid Isco Alarcon pada musim panas 2018. Kabarnya, mahar sebesar 83 juta euro (Rp 1,4 triliun) siap digelontorkan manajemen the Citizens untuk mendaratkan sang pemain ke Stadion Etihad.

El Chiringuito TV, disadur Football Espana, Jumat (30/3), melaporkan City telah menjalin kontak awal mengenai langkah sensasional untuk mengikat penggawa timnas Spanyol. Sementara surat

kabar Inggris, Daily Mirror mengabarkan City mampu memberikan tawaran sebesar 83 juta Euro pada bursa transfer Juni nanti.

Di sisi lain, the Sun bahkan memercayai City bisa merogoh kocek lebih dalam, yakni sekitar 86 juta Euro. Ini untuk memastikan Madrid bersedia melepas pemain 25 tahun tersebut.

Nantinya, ketika bergabung dengan tim pelabuhan, Isco bakal mendapatkan gaji sekitar 10 juta Euro. Upah tersebut lebih besar dari jumlah yang ia dapatkan saat ini bersama Madrid dengan nominal 6 juta Euro.

Sejatinya, peluang the Eastland untuk m…

Anthem Baru Real Madrid

Madrid - Real Madrid merupakan tim tersukses sepanjang masa dengan berbagai trofi telah berhasil diraih salah satunya gelar ke 12 Liga Champions Mereka. Tak jarang setiap mereka bertanding para Madridista - fans Real Madrid- selalu menyanyikan lagu kebesaran mereka. 

Saat mereka meraih gelar Liga Champions ke-10(La Decima) Real Madrid telah mempresentasikan lagu baru klub : Hala Madrid y Nada Más (Ayo Madrid dan Tidak Ada yang Lain). Pengarang lagu dan produser musik asal Maroko-Swedia, Nadyar Khayat, atau Red One, merupakan pencipta lagu tersebut, yang menggunakan syair dari wartawan Manuel Jabois.  “Ini merupakan lagu baru dari Real Madrid, saya tidak ingin menjadikannya sebagai himne, saya ingin agar lagu tersebut menjadi lagu yang dapat diinterpretasikan oleh semua orang”, demikian pernyataan Red One.

“Ini merupakan impian yang telah menjadi kenyataan. Sekarang saya berada disini diantara semua yang saya cintai, la Décima dan Real Madrid. Orang-orang telah menyanyikan lagu tersebut …