Skip to main content

Anthem Baru Real Madrid



Madrid - Real Madrid merupakan tim tersukses sepanjang masa dengan berbagai trofi telah berhasil diraih salah satunya gelar ke 12 Liga Champions Mereka. Tak jarang setiap mereka bertanding para Madridista - fans Real Madrid- selalu menyanyikan lagu kebesaran mereka. 

Saat mereka meraih gelar Liga Champions ke-10(La Decima) Real Madrid telah mempresentasikan lagu baru klub : Hala Madrid y Nada Más (Ayo Madrid dan Tidak Ada yang Lain). Pengarang lagu dan produser musik asal Maroko-Swedia, Nadyar Khayat, atau Red One, merupakan pencipta lagu tersebut, yang menggunakan syair dari wartawan Manuel Jabois.  “Ini merupakan lagu baru dari Real Madrid, saya tidak ingin menjadikannya sebagai himne, saya ingin agar lagu tersebut menjadi lagu yang dapat diinterpretasikan oleh semua orang”, demikian pernyataan Red One.

“Ini merupakan impian yang telah menjadi kenyataan. Sekarang saya berada disini diantara semua yang saya cintai, la Décima dan Real Madrid. Orang-orang telah menyanyikan lagu tersebut seakan-akan mereka sudah pernah mendengarkan sebelumnya. Saya merupakan penggemar fanatik Real Madrid dan memiliki ide untuk membuat lagu bagi madridisme".

"Saya memiliki dua sahabat erat, yaitu Ronaldo dan Ramos, dan saya katakan kepada mereka bahwa saya memiliki sesuatu bagi Real Madrid. Kami memiliki lagu bagi la Décima dan merupakan lagu yang luar biasa. Kita membutuhkan satu lagu yang mudah agar orang-orang dapat menyanyikannya dengan cepat untuk mendukung tim dan hal itulah yang telah kami lakukan”.

Florentino Pérez: "Lagu ini akan dinyayikan oleh seluruh para pendukung"
"Lagu bagi la Décima akan dinyanyikan oleh para pendukung diluar dan didalam stadion. Akan menjadi lagu yang menandai sejarah Real Madrid". Lagu tersebut direkam pada bulan April dan baik seluruh pemain maupun Carlo Ancelotti telah ikut menyumbangkan suaranya datlam karya musik tersebut. 





Comments

Popular posts from this blog

Dzeko could have joined Real Madrid in January

Real Madrid will take on Roma on Wednesday night and they'll come up against Edin Dzeko, a striker they could have signed back in January. With Los Blancos needing goals, they took a look around the winter market to see what striking options were out there and they considered the Bosnian. Real Madrid went as far as speaking with the player, but he didn't view the idea of playing second fiddle to other forwards as ideal and the club didn't feel the need to push too hard in terms of trying to persuade him. Other clubs were interested too, with Chelsea also offering him a secondary role. In the end, though, Dzeko turned down the London and Madrid clubs because he is happy in Rome in both a personal and sporting sense. A Champions League run to the semi-finals followed, but this season has started poorly. The 31-year-old could yet make another big move to a European giant in one of the upcoming windows, but for now he if focussed on Roma and he is thinking only about Wednesday night…

Legenda Chelsea Bingung dengan Taktik Conte

The Blues menampilkan performa yang mengecewakan saat menelan kekalahan di Etihad Stadium pada akhir pekan kemarin.
Baca Juga: Ronaldo Make New Record in the UCL
Dennis Wise selaku eks kapten sekaligus legenda Chelsea merasa heran dengan taktik yang digunakan Antonio Conte saat kalah 1-0 dari Manchester City. The Blues datang ke Etihad Stadium pada akhir pekan kemarin dengan status sebagai juara bertahan Liga Primer Inggris, namun tampil mengecewakan hingga membuat kans mereka meraih tiket ke Liga Champions musim depan kian terancam. Di laga tersebut, Conte menerapkan taktik yang cenderung bertahan total dan sama sekali tak menurunkan striker murni nyaris sepanjang jalannya permainan, dengan mengandalkan Eden Hazard yang sejatinya gelandang sebagai penyerang  "Hazard bukan penyerang tengah, saya tak percaya itu. Mungkin Conte merasa melawan Barcelona mereka bermain bagus dengan sistem itu, jadi dianggapnya bisa mengatasi City. Tapi ternyata tidak," ujar Wise kepadaSky Sports News…

Real Madrid v Liverpool in Numbers

With Liverpool and Real Madrid set to do battle for Champions League glory in a week's time, we take a look at the numbers behind their previous meetings, past European achievements, efforts this season and more… Head-to-head history…
Wins
Real Madrid – Two
Liverpool – Three
The first of the five previous meetings between the clubs came in the 1981 European Cup final in Paris. That night, those in red defeated their opponents in white through a single goal from Alan Kennedy. The full-back’s near-post strike secured Liverpool’s – and Bob Paisley’s – third success in the competition in five years.

Almost three decades passed before they faced off again, this time in the tournament’s Round of 16 stage, during the 2008-09 campaign. The outcome was the same, though. Rafael Benitez’s Reds silenced the Santiago Bernabeu through Yossi Benayoun’s header and emphatically finished the job at Anfield 13 days later with a 4-0 rout.
It was a different story in 2014-15, however. Having ended thei…

Arsenal Has Manager a Villain

Emery baru saja secara resmi menjadi Pelatih baru Arsenak untuk menggantikan Pelatih lama Mereka Arsene Wenger.

Unai baru saja diperkenalkan secara Resmi oleh Pihak Arsenal beberapa wakru lalu. Namun ada yang unik dari sosok Emery.

Yap! Sosok Emery sangat mirip dengan wajah dari Adik tiri God Of Thunder yakni Loki.

Wajah Unai dengan Loki memang terlihat mirip bahkan akan semakin mirip jika dilihat dari sisi samping.

Dengan wajah yang Oval serta rambut dan hidung yang panjang unai semakin mirip dengan Loki.



Unai Dipecat oleh PSG karena gagal merengkuh gelar Liga Champions Padahal pihak PSG telah mengelontorkan banyak dana untuk merekrut kylian Mbappe dari Monaco dan Neymar dari Barcelona yang hingga memecahkan rekor trans pmfer saat itu

Barcelona Lost Because Messi

Barcelona tersingkir dari Liga Champions setelah dikalahkan As Roma 3-0 pada leg 2. Setelah sebelumnya menang 4-1 di Camp Nou. Bacelona Kalah agresifitas gol tandang dengan As Roma dengan aggregat 4-4.

Di Laga ini Lionel Messi sama sekali tidak mencebloskan golnya tandang maupun kandang.

Barcelona selalu gugur dari Liga Champions saat sang Mega Bintang Lionel Messi tidak membuat gol di Laga tandang dan kandang

Ini merupakan sebuah kutukan di UCL bagi La Pulga -julukan Messi- dan La Blaugrana -julukan Barcelona

Hal seperti ini sudah tidak asing lagi bagi Bacelona. Mereka telah mengalami beberapa kali di UCL.

Berikut Daftarnya;

Musim 2006/07 - Babak 16 Besar, Agregat 2-2 vs Liverpool, kalah agresivitas gol away. Musim 2007/08 - Semifinal, Kalah agregat 1-2 dari Manchester United. Musim 2009/10 - Semifinal, Kalah agregat 2-3 dari Inter Milan. Musim 2011/12 - Semifinal, Kalah agregat 2-3 dari Chelsea. Musim 2012/13 - Semifinal, Kalah agregat 0-7 dari Bayern Munchen. Musim 2013/14 - Perempat final, K…