Skip to main content

Kericuhan City dengan Wigan Athletic


Ribut-ribut di Lapangan Usai Wigan Singkirkan CitySergio Aguero terpancing oleh provokasi fans Wigan Athletic (Gareth Copley/Getty Images)
Wigan - Laga Wigan Athletic versus Manchester City diwarnai keributan dalam beberapa momen. Striker City, Sergio Aguero, ikut terlibat di dalamnya.

Wigan menyingkirkan City di babak kelima Piala FA, Selasa (20/2/2018) dinihari WIB. Klub League One itu menang 1-0 atas City berkat gol semata wayang Will Grigg pada menit ke-79.

Kemenangan Wigan ini merupakan salah satu kejutan terbesar di Piala FA musim ini. The Latics kembali jadi batu sandungan untuk City setelah sebelumnya juga menang di final Piala FA 2013.
Setelah pertandingan di DW Stadium, banyak suporter Wigan meluapkan kegembiraannya dengan menyerbu ke lapangan. Seorang suporter mendekati Aguero dari belakang dan terlihat berusaha mengatakan sesuatu.

Hal itu memancing kemarahan Aguero. Dia terlihat mengayunkan tangannya ke suporter tersebut dan berusaha mengejarnya. Tapi, dia dicegah oleh pemain Wigan Cheyenne Dunkley dan seorang ofisial City.
Di sisi lain stadion, fans City juga terlibat keributan dengan steward. Mereka melemparkan papan iklan ke arah lapangan.

Ribut-ribut di Lapangan Usai Wigan Singkirkan CityFoto: Carl Recine/Action Images via Reuters

Keributan sebenarnya telah terjadi sebelum pertandingan usai. Pemicunya adalah diusirnya bek kiri City, Fabian Delph, di akhir babak pertama.

Wasit Anthony Taylor tadinya bermaksud mengganjar Delph dengan kartu kuning menyusul pelanggaran terhadap Max Power. Tapi, Taylor berubah pikiran dan mengacungkan kartu merah. Hal itu membuat para pemain City berang dan langsung mengerubungi Taylor.
Keributan merembet hingga pinggir lapangan. Aguero terlibat pertengkaran dengan staf pelatih Wigan dan memaksa Pep Guardiola untuk menariknya.

Ribut-ribut di Lapangan Usai Wigan Singkirkan CityFoto: Carl Recine/Action Images via Reuters

Guardiola sendiri juga sempat terpancing. Dia terlihat bertengkar dengan manajer Wigan Paul Cook di lorong menuju ruang ganti stadion.

Akan tetapi, Cook tak mau membesar-besarkan pertengkarannya dengan Guardiola.

"Tak ada masalah. Dari sudut pandang kami, kami berusaha untuk mendapatkan tiap keunggulan dan semua yang kami bisa. Dari sudut pandangnya, dia ingin pertandingan dimainkan dan dia adalah manajer fantastis," kata Cook kepada BBC.

Comments

Popular posts from this blog

€ 83M for Isco From City

Manchester City siap menyodorkan proposal mahal untuk meminang gelandang serang Real Madrid Isco Alarcon pada musim panas 2018. Kabarnya, mahar sebesar 83 juta euro (Rp 1,4 triliun) siap digelontorkan manajemen the Citizens untuk mendaratkan sang pemain ke Stadion Etihad.

El Chiringuito TV, disadur Football Espana, Jumat (30/3), melaporkan City telah menjalin kontak awal mengenai langkah sensasional untuk mengikat penggawa timnas Spanyol. Sementara surat

kabar Inggris, Daily Mirror mengabarkan City mampu memberikan tawaran sebesar 83 juta Euro pada bursa transfer Juni nanti.

Di sisi lain, the Sun bahkan memercayai City bisa merogoh kocek lebih dalam, yakni sekitar 86 juta Euro. Ini untuk memastikan Madrid bersedia melepas pemain 25 tahun tersebut.

Nantinya, ketika bergabung dengan tim pelabuhan, Isco bakal mendapatkan gaji sekitar 10 juta Euro. Upah tersebut lebih besar dari jumlah yang ia dapatkan saat ini bersama Madrid dengan nominal 6 juta Euro.

Sejatinya, peluang the Eastland untuk m…

Anthem Baru Real Madrid

Madrid - Real Madrid merupakan tim tersukses sepanjang masa dengan berbagai trofi telah berhasil diraih salah satunya gelar ke 12 Liga Champions Mereka. Tak jarang setiap mereka bertanding para Madridista - fans Real Madrid- selalu menyanyikan lagu kebesaran mereka. 

Saat mereka meraih gelar Liga Champions ke-10(La Decima) Real Madrid telah mempresentasikan lagu baru klub : Hala Madrid y Nada Más (Ayo Madrid dan Tidak Ada yang Lain). Pengarang lagu dan produser musik asal Maroko-Swedia, Nadyar Khayat, atau Red One, merupakan pencipta lagu tersebut, yang menggunakan syair dari wartawan Manuel Jabois.  “Ini merupakan lagu baru dari Real Madrid, saya tidak ingin menjadikannya sebagai himne, saya ingin agar lagu tersebut menjadi lagu yang dapat diinterpretasikan oleh semua orang”, demikian pernyataan Red One.

“Ini merupakan impian yang telah menjadi kenyataan. Sekarang saya berada disini diantara semua yang saya cintai, la Décima dan Real Madrid. Orang-orang telah menyanyikan lagu tersebut …