Skip to main content

Karius getting better at Liverpool


Liverpool - Pelan namun pasti Loris Karius makin menunjukkan peran pentingnya di bawah mistar Liverpool. Performa lawan Everton jadi buktinya.

Menghadapi Everton di Goodison Park, Sabtu (7/4/2018) malam WIB tadi, Liverpool memang menampilkan beberapa pelapis demi menyimpan tenaga untuk Liga Champions tengah pekan nanti. Tapi nama Karius tetap berada di pos utama penjaga gawang.

Karius tak banyak mendapat tekanan berarti di sepanjang kecuali peluang Yannick Bolasie di babak pertama yang berhasil ditepis plus kans Cenk Tosun serta Dominic Calvert-Lewin di lima menit akhir babak kedua.

Ini seperti membuktikan bahwa Liverpool tak butuh Alisson Becker atau Jan Oblak di musim panas nanti karena Karius sudah mencapai penampilan terbaiknya. Ujian berikutnya adalah leg kedua perempatfinal Liga Champions kontra Manchester City.
"Saya sangat senang bisa membuat penyelamatan dengan jari. Sangat baik bisa membuat penyelamatan seperti itu, tapi terpenting kami bisa meraih clean sheet," tutur Karius kepada 
Sky Sports.

"Kami memainkan susunan empat bek yang baru, sehingga hasil ini sanga memuaskan. Kami bermain sangat baik di babak pertama. Tapi, memang sedikit kesulitan pada akhir laga. Itu normal terjadi pada laga yang intens seperti ini. Saya pikir ini adalah hasil yang adil bagi kedua tim," lanjut dia.

Performa Karius ini pun melanjutkan tren positifnya dalam 10 laga terakhir di seluruh kompetisi di mana dia membuat tujuh clean sheet dan hanya kebobolan empat gol. Total sejak jadi kiper utama Liverpool Januari lalu, Karius punya delapan clean sheet.


"Jika saya percaya dengna apapun yang dibaca, kami akan memiliki 10 kiper musim depan. Saya tidak mendengar apapun yang datang dari luar," tutupnya

Comments

Popular posts from this blog

Ronaldo Bukan Raja Hattrick

Bomber haus gol andalan Real Madrid Cristiano Ronaldo baru saja membuat Hattrick ke 50 sepanjang kariernya

Cristiano membuat Hattrick ke 50 nya ketika melawan Girona di Jornada 29 LaLiga Spanyol (19/03/2018) ketika timnya menang telak 6-3. Ronaldo pun unggul dari rival abadinya Lionel Messi yang baru mencetak 44 Hattrick.



Kapten timnas Portugal itu juga pernah membuat 3 Hattrick dalam satu musim dan telah membuat 33 Hattrick diLaLiga. Sehingga membuatnya sebagai pemain dengan hattrick terbanyak di LaLiga diikuti oleh Lionel Messi dengan 28 Hattrick.

Namun, itu semua tidak cukup untuk menjadi pemain dengan hattrick terbanyak sepanjang masa yang kini masih dipegang oleh Legenda Brasil Pele yang telah membuat 92 Hattrick.

Rekor Pele tersebut tidak akan pecah dalam waktu dekat mengingat usia Cristiano dan Messi yang sudah tidak muda lagi.(dmade)

Arsenal Has Manager a Villain

Emery baru saja secara resmi menjadi Pelatih baru Arsenak untuk menggantikan Pelatih lama Mereka Arsene Wenger.

Unai baru saja diperkenalkan secara Resmi oleh Pihak Arsenal beberapa wakru lalu. Namun ada yang unik dari sosok Emery.

Yap! Sosok Emery sangat mirip dengan wajah dari Adik tiri God Of Thunder yakni Loki.

Wajah Unai dengan Loki memang terlihat mirip bahkan akan semakin mirip jika dilihat dari sisi samping.

Dengan wajah yang Oval serta rambut dan hidung yang panjang unai semakin mirip dengan Loki.



Unai Dipecat oleh PSG karena gagal merengkuh gelar Liga Champions Padahal pihak PSG telah mengelontorkan banyak dana untuk merekrut kylian Mbappe dari Monaco dan Neymar dari Barcelona yang hingga memecahkan rekor trans pmfer saat itu

Barcelona Lost Because Messi

Barcelona tersingkir dari Liga Champions setelah dikalahkan As Roma 3-0 pada leg 2. Setelah sebelumnya menang 4-1 di Camp Nou. Bacelona Kalah agresifitas gol tandang dengan As Roma dengan aggregat 4-4.

Di Laga ini Lionel Messi sama sekali tidak mencebloskan golnya tandang maupun kandang.

Barcelona selalu gugur dari Liga Champions saat sang Mega Bintang Lionel Messi tidak membuat gol di Laga tandang dan kandang

Ini merupakan sebuah kutukan di UCL bagi La Pulga -julukan Messi- dan La Blaugrana -julukan Barcelona

Hal seperti ini sudah tidak asing lagi bagi Bacelona. Mereka telah mengalami beberapa kali di UCL.

Berikut Daftarnya;

Musim 2006/07 - Babak 16 Besar, Agregat 2-2 vs Liverpool, kalah agresivitas gol away. Musim 2007/08 - Semifinal, Kalah agregat 1-2 dari Manchester United. Musim 2009/10 - Semifinal, Kalah agregat 2-3 dari Inter Milan. Musim 2011/12 - Semifinal, Kalah agregat 2-3 dari Chelsea. Musim 2012/13 - Semifinal, Kalah agregat 0-7 dari Bayern Munchen. Musim 2013/14 - Perempat final, K…

Legenda Chelsea Bingung dengan Taktik Conte

The Blues menampilkan performa yang mengecewakan saat menelan kekalahan di Etihad Stadium pada akhir pekan kemarin.
Baca Juga: Ronaldo Make New Record in the UCL
Dennis Wise selaku eks kapten sekaligus legenda Chelsea merasa heran dengan taktik yang digunakan Antonio Conte saat kalah 1-0 dari Manchester City. The Blues datang ke Etihad Stadium pada akhir pekan kemarin dengan status sebagai juara bertahan Liga Primer Inggris, namun tampil mengecewakan hingga membuat kans mereka meraih tiket ke Liga Champions musim depan kian terancam. Di laga tersebut, Conte menerapkan taktik yang cenderung bertahan total dan sama sekali tak menurunkan striker murni nyaris sepanjang jalannya permainan, dengan mengandalkan Eden Hazard yang sejatinya gelandang sebagai penyerang  "Hazard bukan penyerang tengah, saya tak percaya itu. Mungkin Conte merasa melawan Barcelona mereka bermain bagus dengan sistem itu, jadi dianggapnya bisa mengatasi City. Tapi ternyata tidak," ujar Wise kepadaSky Sports News…

Pep Tidak Ingin Berlama Lama Di Man.City

Pelatih Manchester City saat ini Pep Guadiola tidak mau memberikan jaminan akan bertahan lama bersama The Citizen -julukan Manchester City- ditengarai karena Pep mengatakan jika pekerjaan menjadi pelatih sangat menguras energi.

Pep sendiri saat ini masih terikat kontra dengan City hingga 30 Juni 2019. Masa depan pria 47 tahun ini pun menjadi spekulasi karena sampai saat ini Pep belum mendatangani kontrak baru bersama City.

Pep sendiri tidak mau terburu buru karena saat ini Pep dan tim nya tengah fokus dengan gelar 2 competisi Liga Champion dan Premier League.

"saya tidak bisa melakukan itu pada masa lalu yakni 10 atau 15 tahun bersama satu klub, Saya rasa kita bisa melakukan itu jika sejalan dengan klub" Ujar Pep Guardiola.

"Saya tidak tahu apakah saya masih memiliki energi yang cukup untuk melakukan hal itu. sebab semuanya bergantung pada hal tersebut." Tegas mantan pelatih Barcelona itu.

Saat ini Man.City berada di puncak klasemen premier league unggul 13 angka …